Cara Menyablon Kaos dengan Pilox

Cara Menyablon Kaos dengan Pilox

Pilox merupakan bahan yang sering kita dengar di pasaran, cara menyablon kaos dengan pilox juga lebih mudah dilakukan. Namun, penggunaan pilox untuk sablon tidak sebagus teknik lain, cat pada kaos mudah luntur. Selain itu, kain mudah mengalami pecah-pecah bila terkena sinar matahari. Berikut ini adalah tahap-tahap sablon kaos menggunakan pilox.

Cara Menyablon Kaos dengan Pilox
Cara Menyablon Kaos dengan Pilox

Bahan yang dibutuhkan adalah pilox atau cat semprot yang terdiri dari beberapa warna, kaos, kardus, serta kertas atau styrofoam. Kaos costum yang digunakan lebih baik menggunakan kain jenis katun dan berwarna putih agar hasil sablon lebih maksimal. Kardus digunakan untuk alas sablon, sedangkan kertas atau styrofoam digunakan untuk membuat pola gambar yang diinginkan.

Pilox yang disarankan untuk penyablonan ini adalah pilox warna dan pilox clear/transparant. Pilox warna digunakan untuk mewarnai bagian yang akan disablon, lebih baik menggunakan pilox sekali habis. Pilox clear atau transparant digunakan untuk membuat pilox warna terlindungi dan lebih tahan lama. Selain itu, pilox clear atau transparant juga bisa memberi efek mengkilap pada benda yang disemprot.

Tahap membuat sablon

  1. Meletakkan kaos putih di atas kardus bekas dengan rapi agar semprotan pilox tidak mengenai lantai atau daerah sekitar kaos. Pastikan kain tidak ada yang bergelombang atau terlipat, sehingga hasil semprotan rapi dan bagus.

  2. Buat pola atau desain pada kertas/styrofoam, lalu gunting sesuai pola yang sudah dibuat.

  3. Siapkan pilox dengan mengocoknya dahulu sebelum digunakan, selain itu anda juga perlu membaca prosedur penggunaan yang telah disediakan.

  4. Taruh pola di atas kaos yang akan disablon, lalu mulai semprot pola yang sudah dibuat dengan pilox dengan jarak sekitar 30 cm. Semprotkan pilox secara tipis-tipis, maksudnya adalah beri semprotan pertama dengan tipis dan tunggu hingga kering. Setelah kering, beri semprotan yang kedua dengan tipis, tunggu hingga kering dan ulang hingga seluruh media yang ingin disablon tertutupi. Lakukan hal yang sama pada pola yang lain dengan warna sesuai selera anda.

  5. Jika seluruh media yang ingin disablon sudah tertutupi, maka gunakan pilox clear atau transparant di atas pilox warna yang sudah disemprotkan.

  6. Koran bekas bisa anda gunakan untuk menutupi bagian yang tidak ingin dipilox.

  7. Setelah itu, anda bisa menggunakan kaos hasil sablon pilox.

Bagi para pemula yang ingin mencoba sablon sendiri, maka cara menyablon kaos dengan pilox adalah hal yang cocok untuk anda. Selain mudah, anda juga tidak membutuhkan biaya yang banyak dan waktu pembuatannya pun tidak selama teknik yang lain. Apabila ada kegiatan mendadak dan membutuhkan pakaian yang baru, cara ini bisa anda gunakan agar mendapat pakaian yang lebih trendy.

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *