cara menyembuhkan gejala ereksi adalah

Ereksi Adalah

Membahasa persoalan hubungan intim, belum lengkap rasanya kalau tidak mengenal beberapa hal mengenai pria yang masih tabu diperbincangkan. Seperti cara membedakan antara penetrasi dan ereksi.

Selama ini, beberapa istilah dalam ranah seks seperti itu masih sering disalahartikan, bahkan terkesan salah kaprah memaknainya.

Menurut para dokter, pengertian ereksi secara mum adalah kondisi penis yang membesar dan menjadi keras karena adanya interaksi antara psikologis, pembuluh darah, serta fakor endoktrin.

Namun, kalau ada yang bertanya mengapa pria bisa ereksi ketika bangun tidur? Hal itu bisa saja berkaitan dengan ereksi nokturnal atau Nocturnal Penile Tumescense (NPT), yakni waktu di mana penis mengeras selama ia sedang tidur dan mampu terjadi 2 sampai 4 kali.

Untuk penyebabnya sendiri, hingga saat ini masih belum bisa dijelaskan secara gamblang, tetapi sebuah teori menyatakan kalau ada hubungannya antara sel noradrenergik pada bagia otak mati, kemudian testosteron yang biasa dipengaruhi oleh bentuk rangsangan pun bisa menciptakan ereksi.

Selain itu, rangsangan seksual ketika tidur juga bisa menimbulkan ereksi pada pria. Hal ini terjadi ketika alat vital pria yang dinilai sebagai area tersensitif menyentuh benda-benda di sekitarnya, sehingga spontanitas bisa bereaksi. Akibat reaksi inilah, maka penis mengeras dan tegang.

Pada dasarnya, ereksi dialami oleh pria normal dan berusia masih sangat muda. Sedangkan mereka yang berusia lanjut (lansia), diyakini jarang mengalami ereksi karena kadar testosteron menurun drastis serta faktor usia dan menurunnya tingkat sensivitas.

Bagi para pria berusia lanjut, tidak ereksi saat pagi hari dianggap sesuatu yang normal dan mereka cenderung biasa-biasa saja, tetapi bagi para pria muda kebanyakan akan merasa khawatir apabila tidak merasakan ereksi. Padahal menurut penuturan sejumlah dokter, tidak ereksi bukan berarti bermasalah. Sebab bisa saja penis mengeras sejak tertidur di malam hari, sehingga ketika sudah bangun maka tidak terasa lagi.

Beda lagi masalahnya kalau ternyata seorang pria muda atau dewasa tidak ereksi dalam beberapa bulan, maka wajib untuk berkonsultasi pada dokter. Sebab, bisa saja itu merupakan gangguan ereksi.
Apa itu gangguan ereksi?

Gangguan ereksi merupakan gejala tidak biasa pada penis pria yang menyebabkannya tak bisa melakukan ereksi. Penyababnya bisa dipengaruhi oleh beragam faktor, seperti depresi, fantasi tidak masuk akal, darah tinggi, dan masih banyak lagi.

Pria yang kekurangan vitamin D dan moodmaker biasanya penis berereksi tidak keras. Padahal vitamin D di sini fungsinya adalah melancarkan peredaran darah, sehingga disfungsi ereksi permanen bisa dicegah.

Berbeda dengan pria lanjut usia yang mengalami penurunan untuk ereksi karena disebabkan oleh kesehatan, pada pria bujang atau masih muda lebih sering terganggu karena tingkat emosional yang bergejolak di dalam dirinya.

Jika dibiarkan terus menerus, gangguan ereksi bisa memangkas kepercayaan diri pria, terlebih kalau ia sudah menikah dan beristri karena hubungan seks pun akan ikut terganggu. Salah satu jalan untuk mengatasi hal tersebut adalah menggunakan obat kuat alami sebagai solusi terbaik dalam hidup.

Mengapa harus seperti itu? Sebab, obat kuat berbahan alami ini tidak meninggalkan efek samping berbahaya. Ditambah lagi, seluruh masalah kepercayaan diri yang tadi hilang akan kembali muncul.

Penggunaan minyak bulus juga bisa menjadi pengganti konsumsi vitamin D. Bedanya, minyak bulus tidak diminum, melainkan digunakan sebagai pelumas atau bahan olesan untuk memijat area penis. Pijatan pada penis akan memperlancar aliran pembuluh darah dan ereksi pun tidak akan terhambat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *