Wisata Kuliner di Semarang

Wisata Kuliner di Semarang

Banyaknya investasi yang masuk dan para pendatang, sekaligus arus globalisasi, membuat Semarang tidak hanya menggenjot sektor industri maupun perdagangan, namun juga merambah sektor pariwisata, termasuk di dalamnya adalah mengembangkan dan mengenalkan wisata alam, sejarah, religi, dan kuliner Semarang.

Aneka Pilihan Kuliner di Semarang

Banyak sekali yang dapat Anda cicipi ketika berkunjug dan berwisata di Semarang. Mulai dari makanan berat, jajanan, aneka minuman, hingga oleh – oleh khas Semarang yang dapat dibawa pulang. Daftar kuliner Semarang yang dapat dijadikan jujugan antara lain:

1. Warung makan asem – asem Koh Liem.

Warung yang terletak di Jalan Karanganyar Nomor 28, Gabahan, Semarang Tengah ini, sudah berdiri sejak tahun 1978. Makanan yang diproduksi rumah makan ini, memiliki citarasa yang mirip dengan garah asem Kudus, hanya saja asem – asem Koh Liem beraroma belimbing wuluh yang lebih kuat.

Selain asem – asem, warung makan ini juga menyediakan Bandeng Sarden, Lontong Cap Gomeh, Ca Bayam, Sayur Lodeh, Babi Sayur Asin, Kodok Goreng, dan lain – lain.

2. Leker Paimo.

Jajanan ini, meskipun bukan khas Semarang, namun cukup legendaris karena sudah berdiri sejak tahun 1993. Leker ini juga memiliki banyak varian isi, seperti pisang keju, tuna, jagung manis, sosis, dan keju mozzarella. Terletak di Jalan Karanganyar Nomor 37 dan akan buka di hari Senin hingga Sabtu.

3. Tahu Pong Karangsaru.

Tahu Pong Karangsaru yang terletak di Jalan Pringgading Raya Nomor 11D ini, merupakan tahu pong yang sudah legendaris, karena sudah berdiri sejak tahun 1949. Biasanya, kuliner satu ini disantap bersamaan dengan kuah petis udang, tahu emplek, gimbal udang, dan telur. Selain tahu pong, di sini juga menyediakan tahu kopyok.

4. Spiegel Bar and Resto.

Tempat makan ini, awalnya adalah bangunan tua yang sudah berumur lebih dari satu abad, kemudian direnovasi dan dimodifikasi menjadi sebuah kafé dan restoran. Restoran ini juga memiliki suasana yang dapat membuat Anda lebih rileks dan tenang.

5. Sup Ikan Pak Untung.

Bahan dasar menu Sup Ikan Pak Untung ini adalah kepala ikan nila. Sup ikan ini disajikan dengan menambahkan taburan konorkeling, daun jeruk, dan cabai utuh, untuk menambah kekayaan citarasa.

6. Loenpia Gang Lombok.

Lumpia Gang Lombok ini merupakan lumpia tertua di Semarang. Lumpia sendiri adalah hasil dari perpaduan cita rasa baru Tionghoa dan Jawa sekitar abad ke-19. Jajanan yang renyah di luar ini berisi rebung manis, telur, ayam atau udang.

7. Gudeg Bu Lasmi di Jalan Abimanyu.

Gudeg yang biasanya terkenal di Yogyakarta, familiar dengan rasanya yang manis, namun Gudeg Bu Lasmi di jalan Abimanyu ini tidak semanis gudeg Yogyakarta. Selain itu, di warung tersebut, pengunjung dapat memilih sendiri lauk pauk yang diinginkan.

8. Bakmi Siang Kie Gang Lombok.

Bakmi ini tepatnya ada di kawasan pecinan Semarang Tengah dan sudah ada sejak zaman Belanda. Semangkuk bakmi terdapat irisan telur dadar, pangsit rebus isi daging babi, dan tahu bakso, kekian udang, dan bakso ikan.

Selain jenis – jenis makanan, kuliner Semarang juga menyediakan berbagai macam kuliner minuman. Seperti es cao, es marem, es congklik, kolak setup, es dawet durian Kampung Kali, es krim Toko Oen, wedang jahe rempah, wedang lengkeng, wedang tahu, wedang durian, wedang kacang tanah, dan wedang jalan (wedang jahe alang – alang).

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *