Jenis Investasi

Investasi tidak selalu harus dengan uang milyaran, dengan uang jutaan atau ratusan ribu sekarang kita sudah bisa berinvestasi. 

Investasi sangat penting untuk menumbuhkan nilai uang, minimal agar bisa melawan inflasi yang setiap tahunnya menurunkan nilai uang jika hanya ditabung dalam bentuk tunai. 

Dilansir dari situs media bisnis dan investasi vinansio terdapat banyak pilihan investasi untuk pemula, diantaranya.

1. Emas

Safe heaven investment, emas merupakan instrumen hedging fund yang artinya pelindung nilai. 

Salah satu instrumen investasi ini ternyata tidak hanya dilakukan oleh bapak ibu dikampung dulu, ternyata sebagian besar big fund juga melakukan investasi emas sebagai upaya melindungi nilai. 

Emas telah dipercaya sejak ribuan tahun yang lalu sebagai investasi bahkan sebagai alat tukar. 

Kemampuan emas dalam mempertahankan nilainya tidak perlu diragukan lagi, selalu bisa mengalahkan inflasi yang menggerus nilai mata uang. 

Investasi emas juga tidak membutuhkan uang besar, terlebih sekarang banyak platform emas digital dimana anda bisa membeli emas dengan pecahan kecil dibawah 1 gram.

2. Deposito

Jika anda ingin menyimpan uang dalam jangka waktu lama lebih dari satu tahun bisa menggunakan deposito. 

Deposito merupakan produk perbankan untuk mengumpulkan dana masyarakat dengan imbal balik bunga sesuai patokan bunga acuan dari Bank Indonesia. 

Investasi deposito juga aman, karena dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

3. Obligasi Pemerintah

Obligasi atau sukuk adalah surat hutang yang diterbitkan oleh pemerintah. Anda bisa membeli obligasi melalui bank atau sekuritas yang ditunjuk oleh kementrian keuangan. 

Pemegang obligasi berhak mendapatkan kupon / bunga dengan nilai sesuai yang ditawarkan diawal. Biasanya sedikit diatas bunga deposito antara 4 sampai 6% pertahun.

Obligasi yang diterbitkan pemerintah juga sangat aman karena pemerintah langsung yang menjamin dana pokok investornya.

4. Reksadana

Reksadana bisa anda pilih jika memiliki waktu yang sedikit atau pemahaman investasi yang tidak terlalu luas. 

Reksadana adalah pengumpulan uang masyarakat yang kemudian dikelola oleh manager investasi.

Terdapat banyak produk di reksadana seperti pasar uang, pendapatan tetap, campuran dan pasar saham. Masing masing produk memiliki resiko, sesuaikan dengan profile resiko Anda. 

Jika anda memiliki profil resiko rendah / lebih suka dana pokok tidak berkurang atau berkurang sedikit, maka pilihlah reksadana pasar uang.

Reksadana pasar uang volatifitas rendah cocok untuk anda yang ingin mengamankan dana pokok investasi, tetapi return keuntungan lebih rendah daripada jenis reksadana lainnya. 

Reksadana pendapatan tetap cocok untuk anda yang ingin mendapatkan pertumbuhan nilai diatas reksadana pasar uang, di reksadana pendapatan tetap manajer investasi akan memasukan uang Anda di portofolio yang berisi obligasi pemerintah dan obligasi korporasi. 

Tetapi resiko yang ada di reksadana pendapatan tetap lebih tinggi daripada reksadana pasar uang.

Reksadana campuran, seperti namanya reksadana campuran adalah reksadana yang berisi campuran antara pasar uang, saham dan obligasi.

Reksadana saham merupakan reksadana dengan resiko tertinggi karena uang anda akan dimasukan ke portofolio yang berisi saham yang tercatat di bursa efek indonesia. 

Pertumbuhan reksadana saham juga sangat fluktuatif tergantung dari performa saham di portofolio manager investasi dan performa dari pasar saham.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *