Majas Personifikasi

Majas Personifikasi

Pernahkah kamu mendengar seseorang mengucapkan majas personifikasi? Majas ini sering digunakan dalam novel, cerpen atau. Untuk lebih jelasnya, simak ulasan di bawah ini.

Pengertian Majas Personifikasi

Majas personifikasi merupakan sebuah majas yang membandingkan benda mati seolah-olah hidup dan memiliki sifat-sifat seperti manusia. 

Ada pula yang mengartikan bahwa majas personifikasi adalah sebuah gaya bahasa yang memberikan sifat-sifat manusia kepada benda mati. 

Ciri-ciri Majas Personifikasi

Berikut adalah ciri-ciri dari majas personifikasi :

  1. Menggunakan pilihan kata untuk memberikan sifat manusia. Misalnya : bernyanyi, berlari, menari, berlari, atau bergoyang.
  2. Menggunakan gaya bahasa yang membandingkan benda mati atau seolah-olah berperilaku seperti manusia. Misalnya : ombak berkejaran, rumput bergoyang, burung bernyanyi.
  3. Digunakan untuk menggambarkan sebuah suasana dengan bayangan yang nyata. Misalnya : semilir angin berhembus yang membelai rambut mendamaikan hati.

Contoh Majas Personifikasi

Berikut beberapa contoh dari majas personifikasi :

  1. Banjir tadi malam menyapu puluhan rumah warga di Tangerang.
  2. Bencana banjir kemarin menelan lima puluh korban jiwa.
  3. Ucapan Rifa sangat menusuk hati hingga membuat aku terluka.
  4. Sudah hampir empat jam pemadam kebakaran bertarung melawan api.
  5. Teriakan petir membuatku terkejut.
  6. Burung itu selalu bernyanyi di pagi hari.
  7. Topi ini menemaniku kemanapun aku pergi.
  8. Smartphone ini menjadi saksi proses menuju kesuksesanku.
  9. Tanaman rambat itu melahap habis pagar samping rumah Niko.
  10. Motor tua milik Yoga mulai terbatuk-batuk ketika dipakai untuk perjalanan jauh.
  11. Siang ini matahari tengah bersembunyi dibalik awan.
  12. Aroma makanan itu menggoda lidahku untuk segera mencicipinya.
  13. Hati-hati, harta dapat membutakan banyak orang.
  14. Pemandangan diatas gunung memanjakan mata para pendaki.
  15. Siang malam bayangan dirimu selalu mengusik.
  16. Langit ikut melindungi para pendemo kemarin.
  17. Narkotika telah membunuh ribuan orang di Indonesia.
  18. Perahu itu melaju kencang membelah lautan.
  19. Hawa dingin di luar menahanku untuk agar tetap dirumah.
  20. Smartphone telah menghipnotis semua para penggunanya.
  21. Dompet ini mulai berbisik meminta untuk segera diisi.
  22. Pakaian di toko itu menggodaku untuk memilikinya.
  23. Cahaya matahari mengintip di balik jendela memaksaku untuk terbangun.
  24. Minggu kemarin seorang anak balita hilang diseret ombak.
  25. Informasi tentang kesuksesan Anton menghampiriku sangat cepat.
  26. Hari ini aku berharap pelangi muncul tersenyum padaku.
  27. Badai topan mengamuk dan menghancurkan rumah-rumah warga desa Bojong.

Itulah ulasan ringkas mengenai majas personifikasi. Semoga bermanfaat dan bisa menjadi bahan referensi untuk kalian semua..

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *