Pertimbangan Membeli HP Bekas

pertimbangan membeli hp bekas

Kini banyak orang lebih memilih untuk membeli HP bekas ketimbang dengan yang baru. Ada yang tau kenapa? Alasan lain tak jauh dari harganya yang lebih murah, bukan begitu?

Perlu kita ketahui, membeli HP bekas itu seperti membeli kucing dalam karung. Ya, tentu saja kita sebagai pembeli tidak mengetahui kondisi pasti dari HP tersebut. Bisa dibilang tampilan casingnya mulus, namun apakah kondisi mesinnya pun mulus?

Supaya tidak menyesal dikarenakan salah membeli HP bekas, berikut ini kuotabro akan mengulas tentang Tips Membeli HP Bekas yang berkualitas.

Namun, apakah kamu sangat yakin dengan HP pilihan kamu? Jika belum jangan khawatir! Karena dalam artikel ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara memilih HP yang tepat di tahun 2020 dikutip dari situs Kuotabro.

1. Spesifikasi HP Tahan Berapa Lama?

Sebelum masuk ke pembahasan utama, alangkah baiknya kita ulas dulu mengenai tips memilih hp bekas yang tepat pada tahun ini. Standar dari spesifikasi HP akan semakin meningkat setiap tahunnya.

Tentu saja bagi para pengguna pasti ingin memiliki HP yang awet dan tetap bisa memenuhi kebutuhan dalam kurun waktu yang cukup lama. Bukan begitu?

Tahun ini, saya sarankan carilah HP Android dengan minimal RAM sebesar 3 GB, jika kamu membeli HP dengan kapasitas RAM 2 GB, maka HP tersebut tidak layak digunakan dalam waktu yang cukup lama, karena seiring berjalannya waktu, mesin HP pun akan melemah.

Selain itu, ruang penyimpanan pada memori internal minimal harus 32 GB.

Untuk ukuran layar itu bebas, tergantung dari selera kalian masing-masing. Namun, resolusinya minimal harus 720p atau 1080p. Kenapa? Ada yang tau? Alasannya demi kenyamanan ketika menggunakan HP tersebut untuk nonton youtube, bermain game dan lain sebagainya.

Selain itu, Chipset yang dipakai pada HP tersebut harus benar-benar diperhatikan, apakah Chipset itu kualitasnya tinggi atau menengah? Yang terpenting itu Chipsetnya jangan terlalu jadul.

Hal penting lainnya yang harus diperhatikan adalah, sistem operasi. Jika kamu membeli HP Android bekas, carilah HP yang dijanjikan bisa mendapatkan pembaruan Android 7.0 Nougat. Atau enggak, HP tersebut sudah menjalankan Android 6.0 Marshamallow.

2. Membeli HP BNOB

Apakah kamu sudah mendapat gambaran seperti apa HP yang tepat untuk dibeli? Saat ini, saya akan membahas ke arah tips membeli HP bekas, yaitu membeli HP yang masih dalam kondisi BNOB.

BNOB? Singkatan dari kata apa itu? BNOB merupakan singkatan dari Brand New Open BOX, atau barang baru, namun segel dalam dusnya sudah dibuka. Kamu dapat membeli HP BNOB melalui market place, misal seperti di Kaskus.

Disitu, kamu bisa langsung mencari di kolom pencarian dengan kata kunci “BNOB” dan pilih kategori HP (smartphone).

Kenapa harus BNOB? Karena barang BNOB ini jauh lebih murah apabila dibandingkan dengan barang baru, namun malah lebih mahal.

Nah, yang harus kamu perhatikan ialah memastikan barang tersebut benar-benar memiliki garansi resmi. Kamu dapat mencari barang BNOB dari penjual yang memang salah beli, dan kemudian akan dijual lagi dengan harga yang jauh lebih murah dari harga aslinya.

3. Beli HP Old Stock

Tips membeli HP bekas selanjutnya adalah pertimbangkan mencari barang dalam keadaan ‘Old Stock’. Apa lagi tuh? Sebenarnya kamu pun sudah tau apa arti dari kata tersebut, jadi saya rasa tidak perlu dijelaskan lagi di sini.

Kini banyak penjual yang menawarkan HP dengan stock lama, umumnya barang tersebut sudah tidak ada garansinya. Karena sudah tak bergaransi lagi, jadi saya sarankan kepada teman-teman semua untuk membeli dengan sistem COD.

Kenapa? Supaya kamu dapat mengecek secara langsung kondisinya seperti apa, dan juga bisa memastikan apakah semua fungsi dari HP tersebut masih berjalan atau tidak.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *