Sejarah Android dan Urutan Versinya

Sebelum dikenal sebagai salah satu sistem dengan jumlah pengguna terbanyak di dunia seperti sekarang, Android memiliki beberapa fase. Mulai dari pertama kali dirilis, pengembangan versi-versi dari masa ke masa, penambahan fitur-fitur dan masih banyak lagi.

Kalau kamu penasaran mengenai hal ini, kamu bisa membaca kilas sejarah Android di tulisan ini.

Sejarah Android

Sejarah awal Android dimulai pada tahun 2003. Ketika itu Andy Rubin, Rich Miner, Chris White dan Nick Sears mendirikan Android, Inc. Sebuah perusahaan yang terletak di Palo Alto, California. Kemudian Google meminang perusahaan tersebut pada tanggal 17 Agustus 2005 dengan pembayaran sebesar 50 juta dolar.

Android sendiri pada awalnya bukanlah didesain untuk HP seperti sekarang. Android awalnya dikembangkan dan ditujukan untuk kamera. Ketika Google mengakuisisi Android, beberapa tahun setelahnya Apple meluncurkan ponsel pintar, begitu pula dengan Blackberry.

Hal ini membuat Android menjadi sistem yang lebih difokuskan untuk menyaingi iOS milik Apple, serta BlackBerry OS milik BlackBerry. Bukan untuk kamera lagi.

Seiring berjalannya waktu, Android berkembang, Google merilis ponsel-ponsel pintar baru. Ketika BlackBerry sedang berjaya, pabrik OEM mulai melirik Android sebagai sistem mereka, dikarenakan baik itu iOS maupun BlackBerry OS sifatnya eksklusif.

Masih berlanjut, Android terus dan terus berkembang, hingga ketika BlackBerry jatuh, Android berhasil menggantikan BlackBerry dan bersaing dengan iOS sebagai sistem smartphone raksasa dunia.

Begitulah awal mula Android. Dengan adanya Android, kamu juga sekarang sudah mengenal vendor-vendor OEM HP terkenal. Oppo, Xiaomi, Vivo dan lain-lain.

Versi Android

Versi Android diupdate sesuai kebutuhan penggunanya, serta spesifikasi HP yang umum ada, agar sistem bisa berjalan secara optimal.

Berikut urutan versi Android:

1. Astro 1.0 (Alpha)

Versi ini dirilis ke publik pada tanggal 23 September tahun 2008. HP terkenal yang memakai versi Android ini adalah HTC Dream.

2. Bender 1.1 (Beta)

Versi Bender 1.1 ini dirilis pada 9 Februari tahun 2009. Di versi ini diluncurkan aplikasi Android Market, atau yang sekarang kita kenal dengan Google Play Store.

3. Cupcake 1.5

Versi ini dirilis pada tanggal 27 April 2009. Versi ini merupakan awal ketika Android memakai istilah makanan pencuci mulut sebagai nama sistemnya. Di versi ini muncul keyboard layar, atau istilahnya on-screen keyboard.

4. Donut 1.6

Versi ini dirilis pada tanggal 15 September 2009. Android Donut terkenal dengan dukungan smartphone CDMA/EVDO dan tampilan yang lebih user friendly.

5. Eclair 2.0 – 2.1

Eclair memiliki dua versi, yaitu 2.0 dan 2.1. Di versi ini dikembangkan aplikasi navigasi Google Maps, seperti yang biasa kita pakai sampai sekarang.

6. Froyo 2.2

Versi dimana ketika Android mulai populer. UI sudah dikembangkan menjadi lebih menarik, dan terdapat juga fitur kunci layar dengan pola. Versi ini dirlis pada 20 Mei 2010.

7. Gingerbread 2.3

Tren foto selfie dimulai dari dirilisnya Android Gingerbread pada 6 Desember 2010, dengan maraknya kamera-kamera di bagian depan HP. Versi Gingerbread ini lebih cenderung ke update sisi hiburan.

8. Honeycomb 3.0/3.1

Saat Android Honeycomb diluncurkan 22 Februari 2011, HP-HP dengan dukungan multi prosesor muncul. Honeycomb ditujukan untuk mengoptimalkan kinerja multi prosesor tersebut. 

9. Ice Cream Sandwich 4.0

Android Ice Cream Sandwich 4.0 dirilis pada 19 Oktober tahun 2011. Pada versi ini, tampilan (UI) untuk tablet dioptimalkan. Selain itu, terdapat juga penambahan fitur seperti face unlock serta fitur untuk mengetahui pemakaian data.

10. Jelly Bean 4,1/4.2/4.3

Jelly Bean memiliki beberapa versi. Pada versi ini, Android mulai dikenal dan marak dipakai di Indonesia sebagai pengganti BlackBerry. Salah satu fitur paling terkenal di Android Jelly Bean adalah Google Now untuk voice assistant.

11. KitKat 4.4

Android KitKat 4.4 dirilis pada 13 Oktober 2013. Pada zamannya, Android ini butuh spesifikasi HP kelas mid range. Hal ini dikarenakan penambahan dari segi-segi fitur terkait dengan UX, yang membuat kinerja jadi berat.

12. Lollipop 5.0

Android Lollipop atau biasa disebut Android L, adalah versi sistem Android yang dirilis pada 25 Juni 2014, dan dikenal dengan tampilan material desainnya. Versi ini dulu bisa didapat dengan update via OTA (Over The Air).

13. Marshmallow 6.0

Pada versi Android yang dirilis pada 15 Oktober 2015 ini, kita mulai mengenal fitur-fitur canggih, yang masih dipakai di HP-HP sekarang. Seperti sensor sidik jari, pengaturan izin aplikasi, dan masih banyak lagi.

14. Nougat 7.0

Kebutuhan multitasking semakin meningkat. Pada 1 Juli 2016, dirilis Android Nougat yang menambahkan fitur multi windows pada sistem. Android Nougat juga setelahnya dikembangkan selama setahun dengan beberapa versi berbeda.

15. Oreo 8.0

Android Oreo memiliki fitur multi windows pengembangan dari Android Nougat. Yaitu dengan desain yang lebih rapih, serta user experience yang lebih baik. Versi ini dirilis pada 21 Agustus 2017.

16. Pie 9.0

Pada versi ini terdapat peningkatan-peningkatan performa sistem, serta penambahan fitur-fitur untuk membantu kebutuhan harian pengguna. Contoh smart reply, adaptive battery settings, digital wellbeing dan lain-lain. Versi ini dirilis pada 6 Agustus 2018.

17. Android 10

3 September 2019 dirilis Android 10. Berbeda dengan sebelum-sebelumnya yang memakai nama makanan pencuci mulut, mulai versi ini Google tidak lagi mengusung nama makanan tersebut.

Contoh fitur terkenal Android 10 ialah Dark Mode, Sound Amplifier, Sharing WiFi dan masih banyak lagi.

18. Android 11

Android 11 dibekali dengan berbagai macam fitur unik. Seperti Conversation Notifications, Voice Access, pengaturan Media Control dan lain-lain. Versi ini dirlis pada 9 September 2020.

Dan lain-lain. Masih ada lagi versi-versi Android lain yang tidak dibahas di sini.

Kelebihan Sistem Android

1. Sebagian Besar UI Sistem Android Sekarang Sudah Dimodifikasi

Kalau berbicara soal Android, kamu perlu ketahui apa itu OEM. Karena Android saat ini dipakai sebagai OEM dari produsen-produsen HP terkenal. Apalagi mengingat popularitas Android, sebagai salah satu sistem HP paling digemari.

erangkat dari hal tersebut, muncul sistem-sistem modifikasi yang berbasis dasar Android. Seperti MIUI, ColorOS, TouchUI dan lain-lain.

2. Android Milik Google

Karena milik Google, kamu bisa dengan mudah mengakses produk-produk Google dengan cepat. Seperti membuka Youtube, email dari Gmail dan lain-lain. Data-data kamu juga terjamin keamanannya.

3. Android Bersifat Open Source

Maksudnya, Android ini bersifat bisa dimodifikasi. Bahkan sekarang terdapat sistem Android yang dikembangkan oleh pihak ketiga, dan bisa dipakai secara umum. Tentunya dengan akses root.

4. Tersedia Beragam Aplikasi

Di HP Android, tersedia banyak sekali aplikasi di Google Play Store. Dari aplikasi-aplikasi untuk kebutuhan harian, hingga game. Tentunya hal ini tidak akan membuat kamu bosan memakai Android.

Itulah penjelasan tentang sejarah Android, serta urutan versinya dari masa ke masa. Dengan popularitasnya sekarang, Android sudah menjadi salah satu pilihan sistem terbaik untuk smartphone masa kini.

Jadi, bagaimana pendapat kamu tentang Android? Beritahu kami melalui kolom komentar, ya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *