Sejarah Monas Jakarta

Sejarah-Monas-Jakarta

Hampir semua orang tahu, jika Indonesia memang memiliki banyak sejarah di masa sebelum kemerdekaannya. Dengan demikian, Indonesia pastinya memiliki banyak monument penting yang harus dipelajari.

Salah satu monument penting yang menyimpan banyak makna juga harus dilestarikan adalah Monas Jakarta. Dengan demikian penting hukumnya untuk mempelajari sejarah Monas.

Hal Menarik Mengenai Sejarah Monas Jakarta

1. Dirancang pada tahun 1954
Setelah kemerdekaannya, Indonesia dibawah kepemimpinan presiden Soekarno, berencana untuk membuat monument nasional.

Sehingga tepat pada tahun 1954 tanggal 17 Agustus, terbentuklah komite nasional untuk perancangannya.

Pada saat itu Soekarno memang menetapkan, bahwa bentuk dari monumen tersebut haruslah dengan bentuk lingga dan yoni. Yang pada akhirnya terealisasikan.

2. Dibangun Sejak 1961 sampai 1965
Kala itu pembangunan Monas memang memakan waktu yang lama. Dimulai ketika pembangunan pertama di tahun 1961, dimana Soekarno mulai menancapkan pasak beton pertamanya.

Hingga pembangunan pertama ini rampung pada tahun 1963. Karena terjadi gerakan G-30 SPKI pembangunan tahap kedua sempat tertunda. Sehingga memakan waktu beberapa tahun Sejak 1966 hingga 1968.

3. Bertujuan untuk mengenang jasa pahlawan
Pembuatan monumen ini bukanlah tanpa alasan. Dimana pemerintah utama Indonesia, Presiden Soekarno memerintahkan dan merencanakan pembangunan untuk mengenang jasa para pahlawan. Yang pada saat itu telah berjuang demi kemerdekaan Indonesia.

Bagian bagian Monas Jakarta

1. Lidah api
Lidah api ini terbuat dari perunggu, yang ketinggiannya mencapai 17 meter dan 6 meter untuk diameternya. Mengenai beratnya bisa mencapai hingga 14,5 ton, juga terdapat lapisan emas 45kg dari 77 bagian.

2. Pengadilan puncak
Di bagian paling atas setelah lidah api ini, pengunjung dapat menikmati indahnya pemandangan kota Jakarta. Dengan luas 11 x 11 meter ini, menjadi saksi atas gagahnya Monas, juga dapat terlihat Gunung Salak dan Kepulauan Seribu.

3. Pelataran bawah
Pada ketinggian ini, pengunjung yang datang bisa menikmati indahnya Taman Monas dari atas. Dimana, taman tersebut merupakan salah satu hutan yang ada di Jakarta. Untuk luasnya bisa mencapai 14 x 14 meter. Dengan ketinggiannya jika diambil dari ketinggian Monas, bisa mencapai 17 meter dari pelataran bawah lainnya.

4. Museum sejarah pertempuran nasional
Pada bagian ini, pengunjung bisa menikmati berbagai sejarah yang ada di Indonesia, hingga monument ini bisa selesai dibuat.

Untuk langit-langitnya bisa mencapai 8 meter, juga area seluas 80 x 80 meter, yang ditambahkan dengan 12 diaroma. Pada diaroma tersebut terdapat berbagai representasi dari sejarah Indonesia. Didalamnya termasuk sejarah kerajaan, hingga masa kelam sejarah PKI.

Setelah mengetahui sejarah Monas, makna dari dibentuknya monument ini bisa menjadi pedoman penting bagi masyarakat. Mengingat bahwa, bukan hal yang mudah bagi Indonesia untuk mendapatkan kemerdekaannya. Sehingga mempelajari dan menjaganya menjadi hal utama yang penting.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *