Teks Deskripsi

Teks Deskripsi

Teks deskripsi adalah suatu teks yang isinya mengenai gambaran secara detail mengenai sebuah objek, tempat maupun kejadian yang tengah dibahas.

Adapun tujuan dari jenis teks deskripsi yaitu untuk mengajak pembaca agar membayangkan serta merasakan secara tidak langsung topik yang sedang dibahas.

Ciri – Ciri Teks Deskripsi

  • Menerangkan sebuah hal, baik itu benda / suasana.
  • Menerangkan secara detail dan terperinci dengan melibatkan unsur indra. Seperti penglihatan, penciuman dan lainnya.
  • Ketika membacanya, seolah – olah pembaca dapat merasakan apa yang ada di dalam teks.
  • Memakai bahasa yang sering digunakan sehari – hari.
  • Mengandung kata keterangan.
  • Memakai metafora / bahasa kiasan.
  • Menerangkan ciri fisik objek secara rinci (ukuran, bentuk, warna, atau kondisi objek).

Struktur Teks Deskripsi

Berikut adalah struktur yang membangun teks deskripsi, antara lain:

  1. Identifikasi / Pernyataan Umum
    Merupakan proses penentuan identitas objek yang akan digambarkan.
  2. Deskripsi Bagian
    Berisi gambaran lebih lanjut dari deskripsi umum secara jelas & detail guna memberikan efek emosional kepada pembaca sehingga seolah – olah pembaca dapat merasakan apa yang sedang dibicarakan.
  3. Deskripsi bagian
    Merupakan bagian penulis dalam menuliskan porsi gambaran – gambaran dari isi teks.

Jenis – Jenis Teks Deskripsi

Jenis - Jenis Teks Deskripsi

Sama seperti pada teks eksplanasi, teks deskripsi pun mempunyai beberapa jenis dimana setiap jenisnya memiliki fungsi yang berbeda, antara lain:

1. Teks Deskripsi Subjektif

Adalah teks deskripsi yang mengambil topik berdasarkan penilaian atau kesan dari penulis teks.

2. Teks Deskripsi Spatial

Merupakan teks deskripsi yang menggambarkan suatu lokasi atau ruang.

3. Teks Deskripsi Objektif

Merupakan teks deskripsi yang menggambarkan kondisi dari suatu objek tanpa menambahkan opini dari si penulis.

Contoh Teks Deskripsi

Rumahku

Contoh Teks Deskripsi

Aku tinggal di suatu rumah yang di Desa Gang Pribadi, Simpang Lima. Rumahku memiliki lantai serta halaman yang luas.

Di arah sudut halaman dekat pagar, ada suatu pohon rambutan cangkokan yang berbuah sangat lebat. Aku kerap mengambil buahnya setelah pulang sekolah.

Pada sebelah pohon rambutan, ada suatu saung kecil yang biasa menjadi tempatku bermain ketika bosan.

Lantai satu rumahku terdiri dari ruang tamu yang dilengkapi sofa hitam. Dinding luarnya dicat dengan warna abu -abu supaya nampak elegan.

Lantai dua rumah sebagian dindingnya kaca serta menampilkan ruangan kosong dengan sepasang kursi apabila dilihat dari luar.

Ruangan tersebut sebetulnya menjadi tempat kami untuk berkumpul keluarga ketika membaca buku. Sebab di dinding yang tidak terbuat dari kaca dilengkapi dengan dua buah rak penuh buku. Ayah dan Ibu memang sangat gemar membeli buku.

Kemudian di bagian luar ruangan, atau di balik rumahku ada sebuah kolam renang, kolam ini dibuat agar aku bisa belajar berenang di rumah saja.

Tak hanya itu, kakak sulungku juga sempat menjadi atlet renang dan pernah mengikuti PON. Keluargaku memang memiliki hobi renang.

Meski di komplek ini cuma rumah kami yang berlantai dua, namun rumah kami tidak begitu luas.

Susunan rumah kami dibuat dua lantai supaya dapat menghemat lahan agar bisa dibuat kolam renang tadi. Serta agar rumah kami luas serta dapat dijadikan taman.

Tak hanya pohon mangga, di halaman rumah kami juga memiliki beberapa pohon cangkokan lagi, seperti bidara, jambu biji merah, serta kelengkeng.

Apabila musim berbuah, aku serta beberapa anak tetangga suka nongkrong di saung halaman guna menikmati buah tersebut atau sekedar membaca buku.

Pokoknya, aku sangat senang tinggal di rumah ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *